[TULUS] He.

abc.jpg

Iamayounglady’s Storyline

~.:::.~

“Yang berubah hanya tak lagi kumilikmu.” –Pamit, Tulus.

~.:::.~

Teruntuk cintaku yang mungkin saja sudah tak lagi mengingatku.

                      Untuk dirimu yang selalu berusaha melihat hujan meteor dari atap rumahku selama lebih dari tujuh tahun.

Baiklah, aku tak tahu harus memulai dari mana. Kaulah yang paling tahu jika aku bukan orang yang pandai menulis hal semacam ini. Tapi, yah… kucoba menuangkan semua yang kurasakan. Ya.

Seperti yang selalu kau lakukan.

Sampai detik ini aku masih berada di tempat yang sama. Di kota yang sama. Di negara yang sama. Dengan bayang-bayang kenangan yang sama. Aku masih mencintaimu. Ingat saat aku terjatuh dari pohon? Waktu itu kita sedang berkemah, tapi berantakan karena aku terluka. Ya, kau panik. Hampir menangis dan mengucapkan maaf berkali-kali. Kau merasa aku terjatuh karena kau memintaku menyelamatkan kucing itu? Tidak, tidak. Aku yang kurang berhati-hati. Tapi, kau malah menggendongku di punggungmu (masih dengan isakan yang tertahan). Padahal tubuhku sedikit lebih besar darimu. Sungguh, itu bukan luka yang menyakitkan. Aku adalah anak laki-laki yang kuat. Kau tahu bukan?

Lalu kau membawaku pulang kerumah. Menceritakan pada Ibuku jika itu semua salahmu. Lalu Ibuku menyodorkan tisu dan membuatkanmu segelas susu cokelat. Ibuku selalu sependapat denganku. Itu bukan kesalahanmu. Ah ya, Ibuku terus bertanya tentangmu selama bertahun-tahun,

“bagaimana kabar gadis susu cokelatku?”

Baginya kau selalu menjadi gadis susu cokelatnya. Hahaha. Kukatakan berkali-kali jika kau baik-baik saja lalu berbohong jika kau menitipkan salam dari negaramu sekarang. Aku tak bisa memberitahunya tentang kita. Kau tahu penyakit jantung Ibuku selalu membuatku cemas.

Aku merindukanmu.  Sekarang aku benar-benar akan menanyakannya. Bagaimana kabarmu gadis susu cokelat Ibuku? Apakah kau kedinginan saat salju turun? Bagaimana saat musim panas? Aku tahu kau tak bisa terlalu lama terpanggang matahari. Masihkah kau menunggu hujan meteor dari atas atap rumahmu? Karena aku masih melakukannya. Tetap menjalankan ritual kita.

Susu cokelat, biskuit, permen kapas, dan hujan meteor.

Yang berubah hanya tak lagi kumilikmu.

Aku sadar aku terlalu tua untuk semua itu. Aku sudah terlalu berumur untuk memanjat ke atas atap dan menunggu sepanjang malam. Istriku juga mengatakan pria seusiaku harus berhenti untuk meminum susu cokelat. Mungkin dia benar.

Bagaimana kabar suamimu? Juga anak-anakmu? Haruskah kita bertemu dan melihat hujan meteor bersama? Kurasa anak-anak kita juga akan menyukainya. Tentu saja bersama suamimu juga istriku. Mengejutkan kita tidak saling berkomunikasi setelah kau meneruskan studimu. Ini surat pertama kita, benar? Setelah hampir dua puluh tahun berlalu.

Sungguh, aku tak tahu lagi apa yang harus kutulis disini. Haruskah aku ikut kelas menulis sebelum aku mengirim surat lagi?

Kau tak harus membalasnya jika memang itu mengganggumu.

 

Aku yang selalu mencintaimu,

Reza Tommy (anak laki-laki yang masih mencintai akan selalu merindukan si gadis susu cokelat)

………………………………………………………..

Saat itu, aku membacanya berulang kali. Karena setiap malam kulihat Ibuku selalu tertidur dengan surat itu di tangannya. Aku pernah bertanya padanya, siapa Reza yang selalu mengiriminya surat setiap bulan Oktober  dan Desember? Ibuku hanya menjawab,

“Laki-laki yang baik.”

Kemudian aku bertanya lagi, “apakah Reza bisa menjadi Papa?”

Ibuku hanya tersenyum.

 

 

Setelah sepuluh tahun aku mengerti. Kenapa Ibuku tidak pernah menikah selama hidupnya. Kenapa Ibu memilih tetap tinggal di negara ini bersamaku, anak angkatnya. Kenapa Ibuku tak pernah menyangkal tentang suami dalam surat yang ditulis pria itu.

Karena yang berubah hanya tak lagi Reza milik Nadine.

“Ya. Reza bukan lagi milik Nadine. Reza bukan lagi milikku.

 

FIN.

Note :

Maaf lama ngga muncul *bow*

Tulisan jadi berantakan :((( Became a newbie again :v

Bikin bingung ya? :3

Tulis kilat abis WB sih :’3

Enjoy it!

Advertisements

3 thoughts on “[TULUS] He.

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s