[TULUS] That One Person

Tentang seorang gadis yang selalu menatap sang pujaan hati dari kejauhan; tidak memiliki kekuatan ‘tuk menyapa.

Advertisements

that one person

by kateejung

“Apa yang kini harus kulakukan?

Wajahnya selalu ada di pikiran, senyumnya selalu terbayang-bayang.”

Tulus – Jatuh Cinta



Masih ingatkah engkau,

akan bintang yang bersinar terang menghiasi langit kala malam itu?

Masih ingatkah engkau,

akan bunyi jangkrik yang mengisi keheningan di antara kita berdua?

Demi secangkir cokelat panas yang kita minum kala itu,

apa kau sungguh-sungguh melupakanku?

Ingin diri ini tuk lepas dari jerat mematikan yang kaupunya. Tapi apa daya semua rencana hanya tinggal kepingan aksara; semuanya hancur begitu saja saat kedua mataku melihat senyuman yang menghiasi wajahmu pada saat diri ini tanpa sengaja bertemu pandang dengan dirimu.

Bagaimana ini? Aku tidak ingin terlalu lama berada di bawah kendali pesonamu, aku tidak ingin selalu mengandalkan senyuman hangat yang selalu kau torehkan di wajah rupawanmu. Kau juga adalah satu dari sekian banyak nama anakNya yang kusebut dalam doa. Kau adalah manusia yang namanya sering kulontarkan dalam perbincangan random dengan segelintir kawan.

Aku tidak dapat menyalahkan perasaan tak kasatmata yang datang seorang diri tanpa diundang. Aku juga tidak dapat menyalahkan perilakumu padaku. Lantas apa yang patut kusalahkan? Semua mengalir begitu saja seperti sungai. Memang waktu yang Ia berikan untuk kita sangatlah di bawah standar, tidak cukup untuk membuatku mengenalmu lebih dalam. Namun apa pantas aku menyalahkan Tuhan atas ini semua? Sungguh amat hina bila aku melakukan itu.

Adalah Tuan Tanpa Nama, yang membuatku mengerti apa arti sebuah rasa. Jarak yang ada di antara kita sungguh tidak dapat dihitung, aku bagaikan tanah, kau bagaikan langit. Kurasa kita memang tidak ditakdirkan ‘tuk bersatu. Aku hanya dapat menyebut namamu dengan penuh percaya diri di dalam doa, berharap aku dan kamu dapat menjadi kita di masa depan.

Aku memang tidak tahu siapa penulis skenario semua mimpi yang selama ini hadir setiap kali aku menutup mata (kalau aku lihat dari daftar pengisi suara di film Inside Out, yang membuat dan mengatur mimpi adalah Dream Director), tapi aku perlu berterima kasih padanya—siapa pun itu—karena telah menghadirkan sosokmu di dalam bunga tidurku. Seolah dengan hadirnya dirimu di sana, aku dapat berfantasi menjadi orang yang kau anggap spesial di hidupmu. Setidaknya di dalam mimpi itu, kau dan aku dapat saling melempar senyum, canda, dan tawa tanpa memusingkan hal yang tak pantas untuk diingat.

Namun aku mengingat satu hal: bahwa kau hanya menjadi milikku dan berada di pelukku saat aku menutup kedua mataku demi menghilangkan kepahitan dunia. Tuhan, jika memang apa yang kuimpikan dapat menjadi kenyataan, bolehkah aku mencicipi secangkir penuh harapan yang mungkin terjadi di masa depan nanti?

Dentingan jarum jam yang mengiringi perjumpaan kita dapat dihitung dengan jari. Pada awalnya kita adalah dua pribadi yang tidak tahu-menahu akan satu sama lain, lalu hari itu datang. Hari di mana aku bertemu denganmu untuk yang pertama kalinya. Hari yang menjadi titik awal bagaimana aku dapat begitu terpikat oleh jeratmu.

Kalau tidak salah, kau tergolong dalam kelompok penyuka warna suci. Kau menyukai segala jenis makanan, karena memang kau adalah orang yang doyan makan. Bagaimana aku mengetahui hal ini? Aku mengamatimu secara diam-diam, seperti stalker. Bahkan saat tiga ratus enam puluh lima hari berlalu selama tiga kali pun, apa yang kuamati tetaplah sama—yaitu dirimu. Mungkin orang lain boleh menganggapku gila, bodoh, atau apa pun itu, aku tidak peduli. Memang apa salahnya menaruh perhatian padamu hingga selama ini?

Jika aku diberi kertas kosong untuk menuliskan apa hal yang membuatku begitu menempel padamu, ada tiga hal yang patut ditulis di atas kertas itu:

  1. Sifatmu
  2. Sikapmu
  3. Senyum-mu yang kelewat ramah

Kau adalah sosok yang easy-going, sabar, juga sopan. Kau adalah lelaki pertama yang memikatku hingga selama ini, bahkan sampai sekarang aku tidak tahu apa penyebabnya. Itu masih menjadi misteri terdalam dalam hidupku. Kau adalah orang yang menyebalkan sekaligus menyenangkan secara bersamaan. Sayangnya, Tuhan tidak memberi kita waktu yang lebih untuk sekedar melanjutkan obrolan ringan kita yang sangat random itu. Jika aku bisa mendapatkan kesempatan untuk mengobrol denganmu sekali lagi entah itu lewat chat atau dari sarana apa pun, aku pasti akan langsung berseru: “Hai, masih ingat denganku?”

Setelah sekian lama, aku kadang berpikir apa tidak pernah satu kali saja namaku terlintas dalam pikiranmu, dalam waktu senggang-mu? Apa kau tidak pernah peka akan seruan menyebalkan yang berasal dari sejumlah anak yang selalu bersamaku jika aku dan mereka melewatimu? Sungguh, pertanyaan itu begitu menggangguku.

Wahai Tuan Tanpa Nama yang selalu berkunjung ke dalam bunga-bunga tidurku, aku harap walaupun perjumpaan kita begitu singkat kau tidak akan lupa akan diriku—atau setidaknya nama dan wajahku. Tidak adakah niatan dari dalam hati untuk mengeluarkan kata ‘hai’ dari mulutmu?

Wahai Tuan Tanpa Nama yang selalu menghantui pikiranku, di mana pun engkau berada sekarang, aku harap dirimu selalu sehat. Kita berada di bawah kuasa yang sama, kita berpijak di planet yang sama, kita bernaung di bawah langit yang sama. Hai kau yang ada di sana, aku harap Tuhan dapat menyampaikan salam rinduku ini untuk dirimu.


note:

  • bukan fiksi momo x yuta, mereka cuman visualisasi belaka
  • 100% ancur, nggak alur nggak tokoh. nggak jelas semua
  • maaf kalau masih aja ada kesalahan kata :))
  • maaf kalau moodboard-nya  menyinggung (?)
  • maaf kalau terlalu curcol, atau terlalu menye-menye. ya beginilah aslinya :”)
  • biarpun ini fiksi pendek (dan nggak berkualitas), aku sayang kalian semua yang sudah baca 💙 makasih!

14 thoughts on “[TULUS] That One Person

  1. buat coconut, saya berterimakasih sebesar-besarnya karena telah membuat saudari canthlyn wijaya berbaper ria. ya untung juga bapernya dipake buat berkarya, daripada nyampahin tl line aing. ((ga lin canda sampahin aja tl w kalo mau)) .

    ini kalo diliat dari sudut pandang pembaca sih keliatan kayak “ini loh, doi gue tuh orangnya begini begini begini, terus gue tuh blablablabla eh dianya gapeka blablabla” ya emang ini curhat abis sih, but it’s worth to read and i luv it ❤ seneng deh sama tulisan yang jujur gini. dan kalo diliat dari sudut pandang penulisnya sih… emang iya banget ini tuh ibarat surat kaleng isinya "WOY GUA TUH NAKSIR LO NYET!!!"

    BTW W MASIH SUKA SAMA PSEUDONYM-NYA DOI LO WKWKWKWK: COCONUT. Kenapa gak Teruntuk Tuan Coconut aja sih?!?! pseudonym-nya gold parah. yoksi semangat terus ya, ratu typo q! keep writing ❤ ❤

    Liked by 1 person

    1. hello pemilik nama “jeno’s future” di line! its so nice to greet you here in the comment section HAHAHAH sok english banget sih gue. is bukannya emang gue selalu nyampahin tl lo ya sama oppa-oppa tampan nan menggemaskan?

      is lo niat ya sampe bikin versi dari sudut pandang pembaca sama sudut pandang penulis dan ajaibnya lo bener anjir. mungkin kalo coconut baca, instagram gue bisa di-block kali ya sama dia wkwkwk. gue tuh ya gini, cewek yang bisanya nuangin apa yang mau dia omongin ke si doi lewat kata-kata aneh nan nggak jelas. thank you udah suka post dari kateejung ini ya mba aurora, gue terharu bacanya. 😳

      IS KAYAKNYA LO HARUS BERTERIMAKASIH KE REFINA DEH, SOALNYA YANG NYETUSIN PANGGILAN ‘COCONUT’ TUH YA DIA WKWKWK REFINA IS SUCH A CREATIVE PERSON, I SHOULD THANK HER LATER. makasih loh is lo uda mau mampir di postingan fiksi TULUS yang berjudul That One Person ini. keep writing juga ya aisya siratutapir kesayangan macaroons seoul 💙

      Like

  2. salam kenal ya, aku vana lahir 96. ((kalian kok masih muda semua, sih? aku jadi kesel sendiri)) 😀

    seriusan, pas baca ini jadi inget sama kakak senior yang disukai diam-diam hampir tiga tahun penuh sebelum mutusin buat move on 😀 ini pas banget buat diprint terus dikirim ke orang yang kita suka, tentu aja tanpa nama pengirim 😀 kusuka-kusuka pokoknyaaa ❤

    keep writing, yaa ^^

    Liked by 1 person

    1. hai kak vana! salam kenal ya kak, cathlyn dari garis 00 HAHAHAHA. ah kak, 96line masih muda kok, di YG aja masih dibilang YG babies (re: hanbin, hayi, chanhyuk) lah kok aku jadi fangirlingan gini sih, maaf kak wkwkwk.

      kak aku minta tips dong gimana cara move on-nya 😂 ah kak vana, makasih udah suka sama fiksi aku. aku merasa dinotis senpai soalnya kayaknya penname kak vana familiar banget di mata aku 😦 hehe, keep writing juga ya kak vanaa! 💙

      Liked by 1 person

  3. YEOKSHI URI LOVELY BAFAK🙆🙆
    Duh asli bingung mau komen apa bcs ini tuh hacep banget. Ini curhatnya jujur sekali dan aku joha. Aku setuju benar sama komentar ais di atas, ya emang ini curhat abis sih, but it’s worth to read and i luv it (2).
    Aku jadi keingat fic punyaku yang kemaren lin, ya ampun, demi jigong pauslah! Kita kaya nulis surat buat doi gitu yeuuuuhuuu, hahah.
    Sumpah ini bingung banget mau berkata-kata. Bagus banget, intinya gitu. Btw, lin, semangat terus, ya🙆💞💞

    Liked by 1 person

    1. ANYONG ELSYA YOON ISTRI (BOONGANNYA) SANHA 👌👌

      aih sekali lagi aku ucapin makasih udah suka fiksi ini, yang nggak ada apa-apanya dibanding fiksi kamu chak. iya ih keliatan banget ya curhatnya? 😦 aku ngga sadar waktu nulis, waktu nge-beta baru sadar woy kalo fiksi ini kayak ceweknya putus asa sekali HAHAHAHAH .g eh iya ya, ayo bikin proyek surat singkat untuk orang tercinta disponsori oleh ketlin dan echaa ((lah gue nyumbang apa))

      thank you once again echaa!!! 💘💘 kamu juga semangat ya elsya projen tercinta 💙

      Liked by 1 person

    1. akhirnya aku datang kembali :’D
      suka banget astghfirullah, sukaaa ❤ tulisan ini tuh kayak bener-bener pure dari hati banget, jadi kata-katanya tuh ngalir dan oemji lyn, diksinya cantiks ❤ pilihan katanya tuh aku suka bikos ini cathlyn banget dengan segala kalimat pendeskripsi hiperbola tapi pas banget huhuhu sukaaa!
      DAN aku sempet mikir gimana ya kalau someone-nya kita itu pada baca tulisan kita di project ini??? anju nais! mungkin gue udah menggelepar cukup mikirinnya doang. Tapi semoga Coconut nya ketlin bisa baca ini dan tau ketulusan hatinya ketlin ((EAA))
      KEEP WRITING MA LOVELY CATHLYN! SEMANGATT! 😀

      Liked by 1 person

      1. ayee halo bunda nilam ibunya anak macseoul, ketlin di sini :3

        huhuhu makasih bun, aku nggak nyangka kalo komenannya pada gini semua soalnya awalnya tuh aku kayak pesimis kalo tulisan yang ngetiknya aja nggak sadar apaan eh udah ngestuck aja di akhir. kan yang bege siapa 😦 huhuhu bunda aku mau nangis aduh sumpah ini pertama kalinya aku nulis sampe nggak sadar aku nulis apaan, akhirnya waktu nge-beta baru nyadar kalo ini pure buat si coconut yang lagi ga tau di mana sekarang wkwkwk.

        AIYA KALO MEREKA BACA, GIMANA YA BUN. MATI AE AKU, SOALNYA ADA SEDIKIT PART YANG EMANG PURE DARI IMAJINASI- MALU ANJIR KALO DOI BACA, DIKIRA AKU ORANG GILA :(( KAN SEDI
        jangan bun, aku malah berharap coconut nggak pernah nemuin tulisan aku, because.. ya you know why kan bun 😦

        IH BUNDA NILAM AKU JUGA JOHA FIKSIMU TAU, KEEP WRITING JUGA YA BUNDA! makasih udah mampir (?) 💙

        Like

  4. PRINCESS KATHLEEN KESAYANGAN KAMI
    Aku kudu piye piye piye………..
    AQ JOHA INI LIN JEBHAL.
    Qm taugak, ini bikin baper (yha emang project tulus ini buat membaper deng)
    Ini ai fil yu sekali lin, ini bener bener worth it yha curhatannya ga kaya punyaku yg kepada sang penulis itu /jgn bandingin punya gue sm lo deh -ketlin/ /g/
    Uncle Jo, kuharap kau membaca tulisan indah nan tulus ini dengan perasaanmu coconut.
    Intinya ini DAEBAK SAGON. Ngalir banget dan ngefeel dibaca, diksinya naksir deh aq❤
    Good job, keep writing uri princess kathleen❤

    Liked by 1 person

    1. HAI PRINCESS REFINA TERCINTA

      iya ref aku tau kalo proyek tulus ini kerjanya bikin baper mulu, bekoz kan harus dari hati yang terdalam ea 🙌 lah apa toh ref, punya aku nggak ada apa-apanya dibanding punya kamu 😦 tulisan aku tuh tida bermutu dalam segala aspek.

      coconut jangan sampe baca, malu aku nanti 😦 ((tapi dari hati yang terdalam penginnya dia baca sih walopun efeknya mungkin dia bakal nge-block instagram aku .g)) gomawoyo refi gongju udah suka huhuhu di luar dugaan sekali 😦 aku sarang kamu nae princess, keep writing juga!! 💙

      Like

  5. Hai Cath, aku mencium bau-bau curhatan di sini ((HAHAHA)) terus ya suka banget karakternya si aku ini soalnya so-like-me ngets ((KETAHUAN ORANGNYA BLAK-BLAKAN)) tapi syukur deh doiku peka dan cukup ngehargain perasaanku juga ((CIELAH)) then huh aku ga tau lagi kalo baca fiksi kayak gini suka baper pengen ngomong yok gelut ae hacep soalnya kok kayaknya web-surfers kok real love-life nya tipikal gitu ((AING!))

    Keep writing ya, Cath!

    Liked by 1 person

  6. aloha bintan! ((jujur nih bin, inget nama kamu jadi keinget hanbin)) emang kerasa bener ya curhatannya? WKWKWK ena ya yang doinya peka, apalah yang di sini si doi nggak peka mau dikodein pake apa pun :”)) AW BINTAN AKU SEPERTI MENEMUKAN KEMBARAN DALAM MASALAH CINTA???

    keep writing juga ya bintan yang selalu ingetin aku ke kim hanbin! makasih udah sempet mampir 💙

    Like

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s