Batman vs. Superman

Oh ayolah Kim Yerim, apa bagusnya sih Batman itu?

Advertisements

IMG_7818

by kateejung |  main!Koo Junhoe/Kim Yerim, slight!Lee Seokmin/Choi Yuna | fluff/school-life

“Oh ayolah Kim Yerim, apa bagusnya sih Batman itu?”

Di Seoul terdapat wabah baru. Wabah Batman vs. Superman kalau kata Goo Hara, sepupu jauh Jun. Dan nampaknya cewek yang Jun taksir juga terkena wabah itu. Sekarang jam istirahat, dan anak-anak kelas Jun (terutama yang ber-gender perempuan) kembali membicarakan betapa hebatnya Batman mengendarai Bat-Mobile, atau membicarakan mengenai karakter Lois Lane yang kalau menurut mereka hanya pamer muka saja.

Jun mendengus malas, mendengar anak-anak kelasnya yang selalu membicarakan Batman vs. Superman membuatnya jengah. Mending ia mengganggu Kim Yerim yang sedang menjerit-jerit bak orang kerasukan sambil memandangi ponsel pintar warna ungu-nya di tengah kelas.

Jun memandang nanar tempat di mana Kim Yerim sedang duduk. Apa bagusnya sih film hasil editan begitu? Jun tak habis pikir bagaimana bisa mereka jatuh cinta dengan tokoh fiksi.

“Yeri-ah, apa kau punya gambar terbaru dari Batman?” tanya Tzuyu. Rupanya Tzuyu—si gadis Taiwan—juga terpesona dengan film murahan itu ya?

“Belum nih, Instagram-nya belum ada update-an minggu ini. Tumblr juga belum ada postingan terbaru.” sahut Yeri disambung dengan desahan kecewa beberapa anak yang memang sengaja menyuruh Tzuyu untuk bertanya ke teman mereka yang selalu update mengenai hal-hal seputar cowok bertopeng hitam dengan hiasan telinga kucing di kepala itu.

Yah,” Momo menyuarakan kekecewaannya, “padahal aku ingin tahu apakah dia sudah mempunyai kekasih atau belum.” sambung Momo, teman Jun dan Yeri yang berasal dari Jepang.

“Sayang sekali Momo-chan, Ben Affleck bahkan sudah mempunyai anak.” Eunha si Sekretaris Kelas berjalan menghampiri Momo dengan mata yang tidak lepas dari ponsel di tangannya.

“Yang benar?!” jeritan seorang Hirai Momo memenuhi pendengaran Jun yang sedang duduk di pojokan.

“Iya, Momo-chan, anak dari hasil pernikahan Ben dengan mantan istrinya.” Yeri menimpali keterkejutan Momo dengan santai.

“Yang benar saja, aku mengidolakan seorang duda?” gumam Choi Yuna, si Wakil Ketua Kelas.

“Yuna-ya, ingat siapa yang lebih dulu memiliki hatimu.” Lee Seokmin, si Ketua Kelas, datang dari belakang Yuna—berusaha mengejutkan sang kekasih namun gagal.

Ck, drama picisan antara Ketua Kelas dengan Wakil Ketua Kelas hadir kembali di depan mata kita.” Beberapa anak lelaki mengomentari adegan Seokmin-Yuna dengan bosan, berbeda dengan para gadis yang sekarang sudah batuk-batuk tanpa sebab di sekeliling Seokmin-Yuna.

Koo Junhoe jengah dengan keadaan kelasnya yang itu-itu saja. Muncul sebuah ide di kepalanya. Jun beranjak dari singgasana megahnya lalu menggerakkan kakinya ke arah di mana si Ratu Update berada.

“Kim Yerim,” panggil Jun. Yeri menoleh.

“Ya?” Yeri bingung, ada urusan apa seorang Junhoe dengan dirinya?

“Tampan siapa, aku atau Batman?” tanya Jun dengan penuh percaya diri.

Ehm, Jun—”

“Seksi mana, aku atau Batman?”

“Jun, apa yang—”

“Tuh ‘kan, kamu nggak bisa jawab. Berarti jawabannya aku ‘kan?”

Yeri melotot sebal ke arah Jun. “Sekarang aku tanya, apa sih bagusnya Batman itu? Toh kamu lebih ngiler kalau melihatku, ya ‘kan?” tanya Jun sekali lagi sambil menaik-turunkan alisnya.

Yeri terdiam. Di tengah keramaian kelas, apa sih yang ada di pikiran cowok satu ini? Yeri kesal tentu saja—dan juga malu. Percakapan Jun dan Yeri ditonton oleh semua teman sekelas mereka. Kuulangi, semua teman sekelas mereka.

Duh, Jun, kamu terlalu percaya diri,” timpal Choi Yuna sambil menahan tawa.

Jun mendengus, “Ketua Kelas, tolong amankan pacarmu itu.”

Choi Yuna menjerit kesal saat dirinya ditarik paksa oleh Lee Seokmin untuk keluar dari kelas yang ramai itu. Anggap saja Seokmin sedang modus.

“Kau membuatku malu, Bodoh.” gerutu Yeri.

“Oh ayolah Kim Yerim, apa bagusnya sih Batman itu?” Jun setengah mati menahan rasa ingin menembak Yeri.

“Pokoknya Batman lebih baik darimu, Tuan Tak Tahu Diri.”

Yeri akhirnya keluar dari kelas, ingin makan batagor kantin katanya waktu ditanyai Tzuyu.

Jun menganga dengan tidak elitnya.

“Sudahlah Sobat, kalau ingin mendekatkan diri, jangan memakai tokoh idola si doi jika tidak ingin diamuk dan ditinggal.” Vernon si bule Amerika menepuk-nepuk pundak Jun dengan iba.

“Bahkan kau membuat marah Yang Terhormat Nona Kim Yeri dan Yang Mulia Ratu Choi Yuna, Kawan. Habislah kau.”

Jun mendengus malas lalu ia kembali ke singgasana mewahnya di pojok kelas. Menjadikan kedua lengannya sebagai bantal dan juga mengabaikan seruan heboh teman-temannya, Koo Junhoe tertidur tak lama kemudian.

Nggak peka banget sih jadi anak, Yeri-ah.

Junhoe ingin mewek, tapi ditahannya demi imej. Ia bingung bagaimana bisa dirinya menaruh perhatian lebih ke cewek yang nggak peka macam Kim Yerim?

4 thoughts on “Batman vs. Superman

  1. LIN SUMPAH YA CERITA KAYAK GINI NIH MY CUP OF TEA BANGET
    SCHOOL LIFE FLUFFY FLUFFY KEKINIAN AI LAIK IT
    SERU SYEKALI KELASNYA JADI PENGEN MASUK KELAS MEREKA TAUGA
    IH MANA ADA DK X YUJU HUHUHUHUHUHU NAE KOKORO

    ((tarik napas)) ((embuskan)) ((kalem))

    Okay, secara keseluruhan aku suka banget tema dan genre yang kamu pakai, lin. School-life fluffy fluffy kekinian tuh emang comfort zone-nya aurora, tbh. Jadi ya pas baca ini aku langsung jatuh cinta. Terus ya, aku suka karakter Yeri yang jadi ratu update di sini. Role ini kayaknya emang Yeri banget xD

    Kalau soal EYD sih nearly perfect. Kecuali bagian -> “Kau membuatku malu, Bodoh.” gerutu Yeri.
    Yang mana di akhir kalimat mesti diakhiri dengan koma. Ada beberapa kalimat yang udah bener, tapi ada juga yang masih salah, yha monggo dicek bafak qu.
    Kalau kalimatnya kayak gini baru boleh -> “Kau membuatku malu, bodoh.” Yeri menggerutu.
    Oiya lin kata ‘bodoh’ ga mesti dikapital, kok. Soalnya bukan sapaan langsung (cmiiw).

    Dah sih kayaknya itu aja review dariku. Semoga berfaedah ya lin. Keep writing bafak qu, luv ❤

    Like

  2. ini… junhoe ikon kan? krn ga ngikutin ikon aku cuma denger2 isu berseliweran yg mengatakan dia itu serem imejnya, tapi di sini….
    hahaha kok geblek ya?
    seperti yg aku bilang di ff2 sebelumnya, ternyata ffmu yg baru lebih menarik, lebih rapi, dan lebih ringan dibacanya ^^ walaupun crackpair yah gapapa dah. kalo aku jadi yeri sudah kutabok si junhoe, dasar kepedean.
    keep writing! XD

    Like

    1. iya kak, ini junhoe ikon yang tatapannya tajam itu.. aku yang awalnya pingin ngejadiin chanwoo jadi pasangannya yeri di sini nggak tau kenapa langsung beralih ke junhoe ^^”
      hehehe, makasih ya kak ❤ apa sekarang kak liana shipper junhoe x yeri juga seperti saya? XD /ditabok
      dan kapan-kapan aku bakalan singgah balik ke blognya kakak, cuman nggak tau kapan. aku usahain weekend ini; habis lagi masa-masanya ulangan. hahahaha.
      aku berharap kita bisa jadi teman? aku selalu suka karya-karyanya kakak dari jaman 'Red Light (District)' tapi belum sempat baca semua karyanya kakak. keep writing ya kak 🙂

      Like

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s